MAKALAH PENGERTIAN ILMU POLITIK



Pengertian Ilmu Politik
Makalah
Disusun guna memenuhi tugas
Mata Kuliah: Ilmu politik



Disusun oleh :
Deni Puji Utomo                                 (1401016085)
Ahmad Kharir                                     (1401016092)


FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO
SEMARANG
 2015


I.          PENDAHULUAN
            Apabila ilmu politik dipandang semata-mata sebagai salah satu cabang dari ilmu-ilmu social memiliki dasar, rangka, focus, dan ruang lingkup yang jelas, maka dapat dikatakan bahwa ilmu politik masih muda usianya karena baru lahir pada abad ke 19. Pada tahap itu ilmu politik berkembang secara pesat berdampingan dengan cabang-cabang ilmu social lainnya, seperti sosiologi, antopologi, ekonomi, dan psikologi, dalam perkembangan ini mereka saling memengaruhi.
            Di Yunani Kuno sudah mengenal negara sejak tahun 450 SM. Terbukti banyaknya karya-karya para ahli sejarah Heredotus,  atau filsuf-filsuf seperti plato, Aristoteles, dan sebagainya. Juga di Asia seperti Cina dan India juga banyak peninggalan-peninggalan yang bercerita tentang politik.
            Di Indonesia, kita mendapati beberapa karya tulis yang mebahas masalah sejarah dan kenegaraan, seperti misalnya Negarakertagama yang ditulis Majapahit sekitar abad ke-13 dan ke-15 Masehi dan Babad Tanah Jawi. Namun pada abad ke-19 mengalami kemunduran pada pemikiran politik di Asia akibat pemikiran-pemikiran Barat dalam rangka imperalisme. Pada saat itu pula (abad ke-19) ilmu politik mulai berkembang di Negara barat seperti Eropa dan Amerika.

II.        RUMUS AN MASALAH
1.      Bagaimana penjelasan mengenai pengertian ilmu politik?
2.      Bagaimana konsep tentang politik, policy, polity, politics, politicking?


III.       PEMBAHASAN
1.      Pengertian Ilmu Politik
            Karakteristik ilmu pengetahuan adalah tantangan untuk menguji hipotesis melalui eksperimen yang dapat dilakukan dalam keadaan terkontrol. Ilmu pengetahuan adalah keseluruhan dari pengetahuan yang terkoordinasi mengenai pokok pemikiran tertentu. Gerakan baru yang disebut dengan revolusi daam ilmu politik, sekalipun perilaku manusia adalah kompleks, namun berulang yang dapat didefinisikan. Pendekatan perilaku mempunyai beberapa keuntungan dengan memberi kesempatan mempelajari kegiatan dan susunan politik.
Ilmu politik adalah ilmu yang mempelajari politik. Politik adalah usaha menggapai kehidupan yang baik. Politik mempunyai arti penting karena sejak jaman dahulu masyarakat mengatur kehidupan kolektif dengan baik mengingat masyarakat sering menghadapiterbatasnya sumber alam, satu cara distribusisumber daya agar semua warga negara merasa bahagia dan puas. Jika memiliki kekuasaan suatu wilayah tertentu, kekuasaan perlu di jabarkan dalam keputusan mengenai kebijakan yang akan menentukan alokasi dari sumber daya yang ada.
Ada juga pengertian lain mengenai ilmu politik yaitu Ilmu Politik adalah ilmu yang mempelajari politik politics atau kepolitikan. Politik adalah usaha mengapai kehidupan yang baik. Di Indonesia kita teringat pepatah gemah ripah loh jinaw. Orang Yunani Kuno terutama Plato dan Aristoteles menamakannya sebagai en dam onia atau the good life.
2.      Konsep tentang Ilmu Politik
Dapat dikatakan bahwa politik dalam suatu negara (state) berkaitan dengan masalah kekuasaan (power) pengambilan keputusan (decision making), kebijakan public (public policy), dan alokasi atau distribusi (allocation or distribution).[1]
a.       Negara adalah suatu organisasi dalam suatu wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati oleh rakyatnya.
b.      Kekuasaan adalah kemampuan seseorang atau suatu kelompok untuk memengaruhi perilaku seseorang atau suatu kelompok untuk memengaruhi perilaku seseorang atau kelompok lain, sesuai dengan keinginan para pelaku.
c.       Keputusan adalah hasil dari membuat pilihan diantara beberapa alternatif, sedangkan istilah pengambilan keputusan menujuk pada proses yang terjadi sampai keputusan itu tercapai.
d.      Kebijakan Umum adalah suatu kumpulan keputusan yang diambil oleh seseorang pelaku atau kelompok politik, dalam usaha memilih tujuan dan cara untuk mencapai tujuan itu.
e.       Pembagian atau Alokasi ialah pembagian dan penjatahan nilai-nilai dalam masyarakat.
Berbagai istilah juga muncul dalma istilah ilmu politik, diantaranya
Policy:


[1] Prof. Miriam Budiarjo, Dasar-dasar Ilmu Politik, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2008, hal.13-14

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH BIDANG DAN LAYANAN BIMBINGAN KONSELING

MAKALAH DAULAH BANI UTSMANIYAH

MAKALAH PERANAN AKAL DAN WAHYU MENURUT MUKTAZILAH DAN ASWAJA